•           

  •          Animated Pictures Myspace Comments


  • Statistik Blog ini

    • 601,911 Kali
  • Tentang Blog Ini

              TopOfBlogs
            
             My BlogCatalog BlogRank
             PageRank Checking Icon
          
          
            Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
        


       
             
       
  • Tentang Anda

             Free Hit Counters
        IP
    free counters
  •    Top Blogs            server monitor
               
               Blog directory
               Blog directory
              
              Page copy protected against 
web site content infringement by Copyscape
    Add to Technorati Favorites

US$1,9 juta disumbangkan Bank Dunia Untuk Pembangunan akses internet

bankduniaGlobal Partnership on Output-Based Aid (GPOBA) melalui Bank Dunia memberi hibah sebesar US$1,9 juta untuk pembangunan akses internet bagi masyarakat di daerah terpencil Jawa dan Sumatera.

“Bantuan hibah ditandatangani pada April 2009 antara GPOBA dengan Pemerintah Indonesia (Depkominfo),” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas, Depkominfo, Gatot S Dewa Broto, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (18/5).

Gatot menjelaskan, proyek pembangunan dan penyediaan akses internet ini merupakan pilot proyek yang pelaksanaannya di bawah tanggung jawab Ditjen Aplikasi Telematika (Aptel), Depkominfo.

Menurut dia, bantuan diberikan untuk mendukung program Community Access Points (CAP) Ditjen Aptel menyediakan Warung Masyarakat Informasi (Warmasif) agar masyarakat di suatu wilayah dapat melakukan komunikasi, akses informasi global, pemasaran usaha kecil menengah melalui internet, transaksi online dan akses perpustakaan digital.

CAP yang didukung GPOBA akan didirikan di 222 pusat kecamatan, di mana 110 di antaranya tersebar di Provinsi Lampung dan sekitar 112 akan berada di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

“Bantuan GPOBA sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan akses informasi di daerah terpencil demi mendukung kegiatan perekonomian sekaligus mengembangkan potensi usaha kecil dan menengah serta mendorong keterbukaan bisnis,” ujar Gatot.

Proyek GPOBA diharapkan dapat membantu percepatan pembukaan akses informasi dan penyediaan jasa akses telekomunikasi di Indonesia searah dengan sasaran dan target World Summit of Information Society (WSIS) di Geneva, Desember 2003.

Pada WSIS pemimpin bangsa-bangsa sepakat mengatasi kesenjangan digital dengan target bersama bahwa pada 2010 seluruh desa telah terhubung (angka teledensitas 15%, atau sekitar 37 juta satuan sambungan telepon), dan terhubung dengan “community access center” pada 2015 (angka teledensitas 50%).

Sementara itu, Mohsen A. Khalil (World Bank Group Director for Global Information and Communication Technologies) mengatakan, keberadaan komunikasi dan teknologi informasi sangat efektif dalam memperluas layanan umum dan swasta bagi penduduk pedesaan dan daerah-daerah terpencil.

“Proyek bantuan yang didasarkan pada hasil yang inovatif akan memungkinkan masyarakat Indonesia yang tinggal di pedesaan dan berpenghasilan rendah untuk memperoleh akses dan kesempatan yang sama sebagaimana masyarakat yang tinggal di perkotaan,” kata Mohsen.

Sumber : Kapanlagi.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: