•           

  •          Animated Pictures Myspace Comments


  • Statistik Blog ini

    • 609,581 Kali
  • Tentang Blog Ini

              TopOfBlogs
            
             My BlogCatalog BlogRank
             PageRank Checking Icon
          
          
            Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
        


       
             
       
  • Tentang Anda

             Free Hit Counters
        IP
    free counters
  •    Top Blogs            server monitor
               
               Blog directory
               Blog directory
              
              Page copy protected against 
web site content infringement by Copyscape
    Add to Technorati Favorites

Kejaksaan Agung buat Website, Menyediakan Kolom Laporan & Pengaduan dari Masyarakat

KejaksaanRabu, tanggal 27 Mei 2009 Kejagung(kejaksaan Agung) meluncurkan sebuah webside untuk pelayanan hukum. Website tersebut merupakan proyek percontohan untuk empat wilayah kejaksaan yaitu Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Kejati DKI Jakarta, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang, dan Kejari Jakarta Selatan.

Dalam website tersebut ada bebrapa buronan kejaksaan yang dipasang serta no telephon yang bisa di hubungi apabila ada warga yang melihat salah satu buronan tersebut dan dapat melaporkannya langsung ke kejaksaan.
webkejagung
Kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Jasman Pandjaitan
menyatakan di dalam website itu, akan menggambarkan kualitas perkara yang tengah ditangani kejaksaan, demikian juga soal laporan atau pengaduan dari masyarakat.

Ditambahkan, masyarakat nantinya bisa mengakses bagaimana tindak lanjut dari pengaduan yang telah disampaikan kepada kejaksaan.

“Bahkan kita juga menyediakan kolom soal perilaku jaksa dari laporan masyarakat dan soal gender (kasus hukum yang dialami perempuan), akan ditampilkan dalam website,” katanya.(Dikutip dari Kapanlagi.com)

Mudah²an dengan adanya website tersebut, kejaksaan dapat melayani masyarakat lebih baik dalam penegakan HUkum

untuk mengakses website tersebut anda bisa langsung ke www.kejaksaan.go.id

Iklan

9 Tanggapan

  1. Pada hari ini, selasa tanggal 16 – Agustus – 2017 Jam 19.30 Wib, datang kepada kami Forum Masyarakat Palembang Satria Mandiri (FOMAP-SM), Para Petani dari sungai putat dan sungai selincah, menceritakan permasalahan yang mereka hadapi. Yaitu bahwa lahan mereka di rusak oleh Oknum yang mengatas namakan dinas PU Provinsi, yang menjadi pokok permasalahan mereka, tidak ada pemberitahuan, tidak ada sosialisasi dan tidak ada ganti rugi dari lahan padi yanng sekitar satu minggu akan panen.
    Dengan ketidak berdayaan mereka, maka mereka menghadap kepada kami (FOMAP-SM) untuk mencari solusi dan penyelesaian secara adil dan bijak sesuai dengan yang tertuan maklumat di dasar Negara kita Sila Ke lima dari Pancasila yaitu Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
    Apabila tidak ada penyelesaian dari Perusahaan atau Dinas yang bersangkutan, maka kami akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan Hukum yang berlaku di Republik kita ini. Adapun pakta atau bukti yang kami temui akan di lampirkan poto dan tanda tangan Para Petani yang di rugikan

  2. Pak jaksa agung yang mulia informasi dari kami bahwa permohonan eksekusi di kejari dan kejati kota mataram dimahonakan oleh adik kami yang bernama naznin. Demikin informasi yang kami sampaikan terimakasih

  3. Perihal: permohonan eksekusi Kapada Yth : Kejaksaan Agung RI. Di jakarta. Dengan hormat, Bersama ini kami sampaikan ke pada bapak jaksa agung. Bahwasnya kami selaku korban ingin melaporkan. dalam hal putusan MA RI tindakan pidana umum Reg Nomor : 291 K/Pid/1991, Hari Selasa Tanggal 22 Pebruari 1994. Yang mana dalam putusan tersebut pada piont b terdakwa harus mengembalikan tanah semula pada korban. Artinya hak milik yang kami punya harus kami terima kan pak jaksa? Dan itu pun kami telah mengajukan surat pemohonan eksekusi kepada kejari matara dan kejati mataram pada tangal 25 Oktober 2016. Dan jg pada kami bersurat pada tanggal 2 desember 2016 ke kejati mataram, namun permohonan eksekusi yg kami ajukan ini samapai hari ini kami belum mendapatkan kepastian pelaksanan aparat tesebut diatas. Kami sangat berharap pada pak jaksa agung yang terhormat agar bisa menindak lajuti permohonan kami ini. Agar kami bs mendapatkan keadilan yang seadil adilnya atas hak yang kami punya agar terdakwa mengembalikan tanah kami yang telah ditempati bertahun-tahun itu dan terdakwa harus keluar dari tanah kami tersebut. Dalam artian terdakwa tidak boleh lagi menempati tanah serta banguan yang ada pada lahan kami tesebut. Kami sangat berharap bapak jaksa agung dapat menyelesaikan kasus ini. Atas perhatianya kami sampaikan terimakasih. Hormat kami

  4. Prihal : KETIDAK BERESAN PENANGANAN KASUS Kepada Yth.
    KORUPSI BERJAMAAH, DAN KASUS LAIN Jaksa Agung Republik Indonesia
    DI DIKPORA KOTA PALEMBANG
    di
    Jakarta

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Bersama surat ini kami hendak melaporkan kepada bapak beberapa hal yang berkaitan dengan prihal di atas, sebagai berikut :
    1. Kami merasa tidak puas dengan kinerja Aparat Penegak Hukum di Kota Palembang yang saya lihat belum maksimal dalam menjalankan tugasnya …… Kasus KORUPSI DANA DAK (Dana Alokasi Khusus tahun 2012 dan 2013 dengan indikasi kerugian Negara ± 3,4 milyar rupiah, yang hanya menghukum dua orang (INILAH YANG MUNGKIN DIKATAKAN SEBAGAI TUMBAL) dari sejumlah orang yang terlibat. Kepala SMP Negeri 13 Palembang yang lama beserta dua orang bendahara dan Kepala sekolah yang baru (YANG JUGA TERLIBAT SUAP MENYUAP KASUS INI) sampai sekarang MASIH BELUM DI PERIKSA SECARA INTENSIF ……. PADAHAL MEREKA JELAS-JELAS TELAH TERBUKTI SECARA SAH DENGAN SENGAJA IKUT BERSAMA-SAMA MEMBERIKAN UANG NEGARA KEPADA KEDUA TERDAKWA (ENTAH BEKERJA ATAS INISIATIF SENDIRI ATAU DI SURUH OLEH ATASAN). Dan berdasarkan TEMUAN INSPEKTORAT KOTA PALEMBANG KEPALA SEKOLAH YANG LAMA BERSAMA BENDAHARA JUGA KEMBALI TELAH MELAKUKAN PENGAMBILAN UANG NEGARA UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI LEBIH KURANG SEBESAR 176 JUTA. Dan Kepala Sekolah yang baru juga sudah mengembalikan uang Negara yang entah di buat untuk apa sebesar lebih kurang 187 juta rupiah di tempat tugasnya yang lama (SMP Ngeri 28 Palembang). WALAUPUN UANG-UANG TERSEBUT TELAH DI KEMBALIKAN TETAPI TINDAK PIDANANYA HARUS TETAP BERJALAN DAN MEREKA HARUS DITUNTUT SESUAI DENGAN HUKUM YA NG BERLAKU ….. NAMUN SAYANG …. SAMPAI HARI INI BELUM ADA TINDAKAN TEGAS YANG JELAS MENGENAI KASUS INI ……. ENTAH ADA APA GERANGAN ???????????? Kedua orang terdakwa yang dijadikan Pesakitan (HSN DAN RP) sudah menjalani hukuman ALA KADARNYA dan HSN sudah bekerja kembali di DIKPORA Kota Palembang DENGAN SANTAI …. BUKANNYA DI PECAT …. YAAAAHHH ….. ITULAH KENYATAAN YANG TERKADANG MEMBUAT RAKYAT MENJADI MUAK DENGAN HUKUM YANG ADA DI NEGERI INI….. KAPAN KEPALA SMP NEGERI 13 (YANG LAMA DAN YANG BARU) BESERTA BENDAHARA AKAN DI SIDANG UNTUK MEMPERTANGGUNG JAWABKAN SEMUA PERBUATAN MEREKA YANG TELAH MERUGIKAN NEGARA TERSEBUT ……….. SEMESTINYA PARA KORUPTOR DIBUAT JERA BUKANNYA BAHKAN DIANGKAT JADI PEJABAT …………. BAPAK PRESIDEN YTH ….. KAMI HANYA DAPAT BERHARAP BAPAK DAPAT MENINDAK SIAPAPUN YANG MENCOBA-COBA MEMPERMAINKAN HUKUM DI NEGARA INI.

    2. Juga kasus dugaan korupsi dan penyimpangan dana BOS tahun 2014 yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Sumsel ……….. yang seolah menguap. Laporan / Pengaduan LSM P2M tanggal 29 Februari 2014 dengan No. 063/LSM-P2M?PGD/II/20 14 tentang dugaan korupsi program wajib belajar pendidikan Sembilan tahun dengan alokasi anggaran RP 29.575.487.800,- pada Disdikpora Kota Palembang dengan kode 152 P di Intel Kajati Sumsel ….. hiiiiilaaaaang ….. (BERDASARKAN BERITA DI TABLOID INTERPOL) bagaimana bisa …… laporan masyarakat tentang dugaan korupsi yang merugikan Negara bisa hilang di Intel Kejaksaan.

    3. Kami juga telah melaporkan (antara lain Ke Dikpora Kota Palembang, ke BKD kota Palembang, dan BPKP Perwakilan Sumatera Selatan) salah seorang guru SMPN 13 Palembang (Ibu Syamsiah, guru agama yang diangkat oleh Kemdikbud / bukan oleh Kemenag) yang tidak pernah melaksanakan tugas hampir 1,5 tahun (3 semester) ± 400 hari hari kerja. Hanya masuk setiap hari selasa …. Dan selebihnya menyuruh orang lain (Ibu Rahma dari luar lingkungan SMP Negeri 13 Palembang) untuk melaksankan tugasnya (Joki) dengan dibayar ± Rp 400.000,- (Empat ratus ribu rupiah)/bulan. Ini jelas melaggar PP 53 tahun 2010 dan harusnya mendapat hukuman seperti yang tertera pada Pasal 10 Point 9d (diberhentikan dengan atau tidak dengan hormat sebagai PNS)……. tapi sampai hari ini tidak ada tindakan yang tegas ….. bahkan guru tersebut naik pangkat IV b (IKUT PROGRAM 5 JUTA YANG ADA DI KOTA PALEMBANG), JUGA DIUSULKAN dan sekarang ini mendapatkan tunjangan sertifikasi …… sampai hari ini guru tersebut masih saja jarang masuk kelas …… Kepala Sekolah dengan para wakilnya hanya mendiamkan saja kelakukan guru ini BAHKAN TERKESAN MELINDUNGI. GURU INI ……
    GURU INI JUGA DENGAN SOMBONGNYA PERNAH MENGATKAN SIAPA YANG KUAT ANTARA KITA ….. KAMU YANG MELAPORKAN ATAU SAYA
    Kami bahkan dimarahi oleh Korwas (Waktu itu) dan Pengawas Pembina yang mengatakan bahwa guru itu harus mengajar saja jangan suka mengurusi kerja Kepala Sekolah dan guru-guru lain sehingga kami kaget …. KARENA DIKPORA JUGA TERKESAN MELINDUNGI OKNUM GURU INI…. ENTAHLAH ADA APA ……. MEREKA INI JELAS-JELAS TELAH MELANGGAR PP 53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL, YAITU BEKERJA SAMA UNTUK MELINDUNGI ORANG YANG TELAH MELA NGGAR PP 53 TAHUN 2010 ….. kami berharap orang-orang yang berbuat salah ini mendapat hukuman yang seberat-beratnya ….. yang melanggar di pecat dengan tidak hormat ….. yang ikut melindungi di turunkan pangkat dan ditempatkan di daerah terpencil ….. sehingga tidak ada lagi kejadian seperti ini di masa mendatang
    Sekarang …. salah seorang wakil kepala sekolah sudah diangkat menjadi kepala sekolah …. bukannya dihukum karena telah ikut bekerjasama merugikan Negara … tetapi malah diangkat menjadi kepala sekolah ….. luaaaarrrrrr biaaaasa.
    4. KEPALA SEKOLAH (YANG LAMA) SEJAK AWAL BERTUGAS MELAKUKAN PUNGLI
    – Pada awal bertugas di SMP Negeri 13 Palembang, kepala sekolah melakukan pungli dengan meminta sumbangan dengan wali murid melalui wali kelas saat pembagian raport dengan alasan untuk melakukan perbaikan lantai sekolah padahal waktu itu usulan kepala sekolah sebelumnya untuk perbaikan lantai sudah di cairkan oleh dikpora kota Palembang sehingga uang yang terkumpul ± 20 juta an dipertanyakan untuk keperluan apa ???? …. dan ini terus berlanjut pada tahun berikutnya.

    – Tahun 2011/2012 yang lalu kepala sekolah meminta sumbangan dengan siswa melalui wali kelas sebesar Rp 10.000,-/siswa untuk membeli bunga dan gorden kelas
    – Tahun 2012/2013 juga kepala sekolah kembali melakukan pungli dengan menyuruh wali kelas untuk meminta sumbangan Rp 200.000,-//kelas untuk membeli bunga, sehingga setiap siswa harus membayar Rp 5.000,-
    – Tahun 2013/2014 tidak ada lagi pungutan …. Karena para wali murid sudah memasukkan berita ini di Koran lokal Sumatera Selatan
    – Tahun 2015/.2016 ini kembali kepala sekolah meminta sumbangan bunga beserta pot (sudah ditentukan) dan sapu lidi yang bertangkai kepada siswa yang baru masuk (kelas VII) dengan alasan sekolah Adiwiyata Mandiri ….. sebanyak 360 pot dan bunga serta 360 sapulidi terkumpul dan entahlah kemana barang-barang itu berada dan baru-baru ini seluruh pot yang ada nama siswa di cat oleh kepala sekolah ….. sehingga tidak ada lagi nama siswa pada pot bunga tersebut …. Entahlah apa maksud dari semua ini ……

    5. Kepala Sekolah (YANG LAMA) melalui wakil Kepala Sekolah dan orang kepercayaan kepala sekolah (seorang guru yang merupakan sepupu/misan kepala sekolah yang lebih berkuasa dari wakil kepala sekolah) selalu melakukan pungutan liar dengan memungut uang sebesar Rp. 100.000,- kepada guru-guru setiap akan pemberkasan sertifikasi dan juga setiap pencairan uang sertifikasi/3bulan (dengan mengumpulkan foto copy rekening) yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan persoalan pencairan sertifikasi dan kalau tidak memberi dikatakan oleh antek kepala sekolah tersebut uruslah sendiri …… dan kepala sekolah juga ikut-ikutan meggerutu (CUMA SERATUS RIBU SAJA RIBUT DAN BERAT) kalau tidak memberi atau kalau ada teman-teman guru yang rebut soal pungli ini ……

    6. Hal ini jelas melanggar peraturan PNS yang telah dibuat oleh pemerintah BAHWA SETIAP PNS DILARANG UNTUK MELAKUKAN PUNGLI DALAM BENTUK APAPUN ….. sungguh orang-orang seperti ini tidak layak untuk menjadi abdi Negara.

    7. Beberapa waktu yang lalu ada pemeriksaan dari Inspektorat Kota Palembang dan ditemukan kejanggalan laporan (Laporan ke Disdikpora tidak sama dengan yang tertulis di buku laporan Bendahara …. Sudah kami laporkan ke BPKP Perwakilan Sumsel …. Tapi laporan ini menguap … ) …. Kasus ini hilang bagai di telan bumi.

    8. Laporan Kami ke OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan Sumatera Selatan untuk menyelesaikan kasus ini …… yang merupakan laporan terbaru dari upaya kami untuk mendapatkan keadilan ……….. TIDAK ADA BERITANYA.

    Demikian laporan ini kami buat dan Kami berharap laporan singkat kami ini dapat lebih diperhatikan dari laporan yang kami buat terdahulu ke instansi lain, sehingga dapat menjadi acuan bagi para PNS lain agar dapat bertindak lebih bertangggung jawab lagi. Dan untuk lebih mempermudah penyelidikan maka KAMI HARAP PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT KORUPSI INI TIDAK LAGI DI PAKAI SEBAGAI PEJABAT.

    KAMI SANGAT BERHARAP Bapak Jaksa Agung dapat menyelesaikan KASUS INI sesuai dengan kewenangan yang bapak miliki ………… ..
    Inilah adalah ungkapan kami —–yang sudah melakukan laporan beberapan kali tetapi tidak ada tindakan tegas dari laporan yang telah kami lakukan ….. semoga kali ini ada hasil yang akan memuaskan kami ……. Aamiin.
    Atas perhatian dan tanggapan bapak terhadap laporan kami ini, kami ucapkan terima kasih.

    Palembang, 20 Desember 2016
    Kami yang mengharapkan selesainya
    Kasus Korupsi ini
    Wassalam,

    1. Drs. A. P. Firmandes ………….
    (FKPM Polda Sumsel)

    2. Ismail, SH …………………
    (LSM FORMAK SUMSEL)

    SURAT INI JUGA KAMI TUJUKAN DENGAN HORMAT
    KEPADA BAPAK :
    1. Presiden Republik Indonesia di Jakarta
    2. Kapolri di Jakarta
    3. Ketua KPK di Jakarta
    4. Mendikbud RI di Jakarta
    5. Gubernur Sumsel di Palembang
    6. Kapolda Sumsel di Palembang
    7. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel di Palembang
    8. Ketua DPRD Propinsi Sumsel di Palembang
    (cq. Ketua Komisi IV)
    9. Kepala Dinas Dikbud Sumsel di Palembang
    10. Walikota Palembang di Palembang
    11. Kapolresta Palembang di Palembang
    12. Ketua DPRD Kota Palembang
    (cq. Ketua Komisi IV)

  5. Mohon gaji satpam kejaksaan diseluruh indonesia dinaikkan pak. Kasian gaji kami terlalu rendah.

  6. kepada yth,
    kepala Kejaksaan Agung RI
    di
    Jakarta

    Dengan hormat,
    bahwa tersangka tindak pidana korupsi dana ( KUBE )kelompok usaha bersama tahun 2011 di desa inunu kecamatan mawasangka timur Kabupaten Buton oleh kejari pasarwajo hingga saat ini belum melakukan penahanan terhadap tersangka Kepala DESA INULU KECAMATAN MAWASANGKA TIMUR.yang lebih parah lagi pihak pemerintah kabupaten buton tidak melaksanakan amanat pp/72 tahun 2005,BAB IV PENYELENGGARA PEMERINTAHAN DESA pasal 19 ( Kepala desa diberhentikan sementara oleh Bupati/Walikota tanpa melalui usulan BPD karena berstatus sebagai tersangka melakukan tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, makar dan atau tindak pidana terhadap keamanan negara).
    kami sebagai warga desa inulu sangat mengharap kepada KAJAGUNG untuk mengintruksikan kepada kajari pasarwajo untuk segera menahan tersangka.karena tersangka sudah sering melakukan perbuatan yang sama diantaranya penyalahgunaan bantuan blockgrant tahun 2011 dan 2012 oleh tersangka pada saat memaparkan visi misi calon kepala desa pada tanggal 3 september 2013,yang dihadiri oleh muspika mawasangka timur kapolsek mawasangka timur,danramil mawasangka,perwakilan KABAG TAPEM PEMDA KABUPATEN BUTON,BPD,PANITIA PILKADES SERTA MASYARAKAT mengakui bahwa dana tersebut telah ia gunakan pada pemilu kada sultra yang dibagi-bagikan kepada simpatisan PAN Atas instruksi GUBERNUR ( NUR ALAM ) NAMUN HINGGA SAAT INI WALAUPUN TELAH TERTANGKAP TANGAN DEMIKIAN KAPOLSEK BELUM MENANGGAPI HAL TERSEBUT KEMUDIAN WARGA BERSURAT KEPADA KALSEK UNTUK MENINDAKI PENGAKUAN ITU TAPI KAPOLSEK MAWASANGKA TIMUR BELUM MENINDAKLANJUTI KASUS TERSEBUT.

  7. Kepada Yth,
    Bapak Jaksa Agung RI
    di Jakarta

    saya ingin melaporkan kasus perkara tanah di medan,yang berada di Jl.Pasar II,kecamatan medan selayang,kelurahan Tj.Sari,kotamadya medan. kejaksaan negeri medan telah mengeluarkan P-19 tapi isi yang tertera di P-19 tersebut tidak dipenuhi tapi entah karena alasan apa kejaksaan negeri medan mengeluarkan P-21 yang berarti berkas telah lengkap.dan telah mencebloskan seseorang yang tidak bersalah kejeruji besi di rutan Tj.Gusta Medan, yang anehnya dari tanggal 12 April 2010 sampai sekarang belum juga sidang pokok perkaranya, mau diapain orang yang tidak bersalah itu di dalam penjara tidak ada kejelasan,agar kiranya Bapak Jaksa Agung RI memantau perkara ini karena kasus ini sudah ada Ingkrah dari Makamah Agung RI, dan kasus ini error in persona & error in object.
    Hormat saya,

  8. pengaduan saya telah ditindaklanjuti oleh kejagung melalui kejati jawa tengah. ttg kasus korupsi 19juta bank pasar klaten yang sangat kontroversial. adakah hal-hal yg sangat janggal dalam perlakuan hukum oleh penegak hukum. antara lain :
    -tdk adanya surat penahanan tetapi tetap ditahan.
    -barang bukti yg diajukan terdakwa hilang di pengadilan negeri klaten.
    -kejaksaan membuatkan surat pernyataan utk terdakwa spy tdk menggunakan penasehat hukun.

  9. kepada yth,
    kepala Kejaksaan Agung RI
    di
    Jakarta

    Dengan hormat,
    bahwa dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pakaian dinas pegawai tahun 2007 di Kabupaten Rejang Lebong hingga saat ini belum ada kejelasan, bahkan terkesan Kepala Kejaksaan negeri Curup disinyalir telah ” bermain mata” dengan pihak Pemerintah Kab. Rejang Lebong.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: