•           

  •          Animated Pictures Myspace Comments


  • Statistik Blog ini

    • 602,111 Kali
  • Tentang Blog Ini

              TopOfBlogs
            
             My BlogCatalog BlogRank
             PageRank Checking Icon
          
          
            Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
        


       
             
       
  • Tentang Anda

             Free Hit Counters
        IP
    free counters
  •    Top Blogs            server monitor
               
               Blog directory
               Blog directory
              
              Page copy protected against 
web site content infringement by Copyscape
    Add to Technorati Favorites

Butet Menyampaikan Monolog Sindir Pemerintah Dalam Deklarasi Pemilu Damai

3 capresMalam Deklarasi Pemilu Damai menjadi ‘tidak damai’. Acara yang seharusnya penuh dengan suasana persahabatan tersebut berubah jadi tegang lantaran ‘ulah’ monolog Butet Kartaredjasa.

Butet menyampaikan monolog mewakili tim kesenian pasangan capres Mega-Prabowo dalam Deklarasi Pemilu Damai yang diselenggarakan KPU di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Rabu 10 Juni 2009 malam. Butet tampil memukau, tapi menyentil salah satu capres, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Semua capres-cawapres termasuk para undangan awalnya terhibur dengan aksi Butet. Butet mengawali monolognya dengan bercerita soal keheranannya kenapa dia dipilih Mega-Prabowo menjadi tim kesenian yang tampil perdana sesuai dengan nomor urut pasangan capres-cawapres.

Monolog yang gayeng itu pun berlanjut hingga satu demi satu sindiran terhadap pemerintah yang berkuasa, SBY dilontarkan di depan SBY sendiri, tanpa tendeng aling-aling. Kritikan Butet membombardir mulai dari masalah utang negara, korupsi, hingga banyaknya pesawat Indonesia yang sering jatuh sebelum perang terjadi.

“Kemarin ada Hercules jatuh, sampai-sampai ada anekdot di luar yang mengatakan, wah pesawat Indonesia nggak usah dipakai perang pada jatuh sendiri,” sindir Butet.

Mendengar sindiran butet yang langsung dilihatnya di depan mata, raut muka SBY tampak menahan marah. Padahal sebelumnya, SBY banyak mengumbar senyum lantaran terhibur oleh penampilan putra Bagong Kusudiharjo ini. Sementara, para hadirin lainnya tertawa terpingkal-pingkal.

“Pemberantasan korupsi mestinya tidak boleh pandang bulu, siapa pun itu. Baik menteri, mantan menteri atau siapa pun, bukannya malah didutabesarkan,” sindir butet lagi. Butet juga menyindir KPU yang tidak beres dalam membuat Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berakibat banyaknya warga yang tak dapat memilih dalam Pemilu Legislatif kemarin.

Partai Demokrat merasa kecewa dengan penampilan Butet yang seharusnya membawa kedamaian dalam deklarasi damai tersebut. “Arena yang seharusnya menonjolkan suasana damai tetapi terjadi provokasi. Membuat masyarakat terprovokasi,” kata Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie usai acara deklarasi.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga menyesalkan tindakan Butet. Namun, meski menyesalkan, KPU menganggap penampilan Butet wajar karena memang tidak ada aturan khusus dalam penampilan seni budaya oleh para capres-cawapres.

“Memang seyogyanya hari ini adalah kampanye damai tidak menimbulkan perasaan tidak enak pada orang lain,” kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary.

“Bahwa ada eskpresi yang dinilai begitu ekspresif menurut saya wajar saja. Kami memang menyediakan waktu dan tempat untuk setiap pasangan calon menyampaikan atraksi seni dan memang kita tidak mengatur secara detil. Atraksi apa saja boleh,” imbuh anggota KPU lainnya, Andi Nurpati.

Terlepas dari pro dan kontra penampilan Butet dalam Deklarasi Pemilu Damai, yang jelas masyarakat Indonesia disuguhi atraksi yang ‘menakjubkan’ sekaligus menghibur, tapi menyayat bagi yang merasa tersindir.

Sumber Yahoo.com

5 Tanggapan

  1. terus terang saya golput, saya tidak membela suatu partai atau salah satu capres, tapi saya liat Deklarasi Pemilu Damai di tv, si butet gayanya kyk org paling bener aja yah
    pake ngomong kalo survei sesuai pesanan, apa dia juga bukan pesanan? apa dia ga dibayar? menurut saya monolog butet itu bersifat memprovokasi, dibayar buat memprovokasi itu lebih jahat

    • Sama sy juga Golput (Golongan Orang² Putih)😆 Bersih, Tidak Sombong, Baik Hati, Gemar Menabung:mrgreen:

  2. Pernyataan Butet membuka mata bahwa ada yang salah dengan bangsa ini. Kebenaran memang menyakitkan, tapi perlu disampaikan

  3. Apa yang salah dengan butet? Itu adalah ekspresi yang wajar yang membuka mata masyarakat. Jangan kritik cara butet, tapi kritiklah kalau ada pernyataan butet yang salah.

  4. Masyarakat jangan sampai salah manafsirkan Pemilu Damai. Damai berarti tidak anarkis, memfitnah, menyerang dan menjelek-jelekan masalah pribadi. Kalau kritik, adu argumen, adu visi misi dan program kerja itu HARUS. Salah besar kalau orang mengritik, apalagi menyampaikan kebenaran yang terjadi saat ini disebut MENYERANG dan dianggap tidak terpuji. hati-hati ini adalah strategi membelokkan pola pikir masyarakat, agar masyarakat menjadi pasif, buta dan tidak bisa melihat kebenaran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: