•           

  •          Animated Pictures Myspace Comments


  • Statistik Blog ini

    • 602,046 Kali
  • Tentang Blog Ini

              TopOfBlogs
            
             My BlogCatalog BlogRank
             PageRank Checking Icon
          
          
            Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
        


       
             
       
  • Tentang Anda

             Free Hit Counters
        IP
    free counters
  •    Top Blogs            server monitor
               
               Blog directory
               Blog directory
              
              Page copy protected against 
web site content infringement by Copyscape
    Add to Technorati Favorites

Fuad Bawazier : ” 40 Tahun Indonesia Tidak Ada Menkeu, Yang Ada Adalah Menteri Utang”

Fuad BawazierSelama 40 tahun terakhir ini Indonesia tidak mempunyai menteri keuangan (menkeu). Menteri bidang ekonomi yang ada adalah menteri utang karena setiap tahun menganggarkan utang keluar negeri.

“Tidak ada menkeu, yang ada adalah menteri utang,” kata Ketua DPP Partai Hanura Fuad Bawazier kepada wartawa di sela-sela acara diskusi publik “Ekonomi untuk Rakyat: Ideologi Keberpihakan Pada Kaum Miskin versus Neloliberalisme” di gedung University Center (UC) kampus Universitas gadjah Mada (UGM), Kamis (18/6/2009).

Menurut Fuad, kebijakan negara untuk berutang adalah hal yang tidak menguntungkan. Sebab utang luar negeri memang sengaja didesain untuk proyek-proyek bukan untuk kepentingan nasional. Akibatnya yang dirasakan adalah utang untuk membayar utang dan bunga utang.

“Ini sebuah kejahatan yang dilakukan mafia-mafia utang luar negeri untuk mencari keuntungan,” ungkap salah satu ketua pemenangan pasangan JK-Wiranto itu.

Dia mengatakan selama 40 tahun ini APBN disusun secara tidak karu-karuan dan semuanya bersumber dari utang. Indonesia sebenarnya bisa terbebas dari utang, namun kenyataannya tidak dilakukan. “Itu cara neoliberal seperti srigala berbaju kambing,” katanya.

Menurut dia, apabila Indonesia terus berhutang, ibarat besar pasak daripada tiang sehingga lambat laun akan kolaps. Karena itu dia mengusulkan segera dilakukan reformasi total kebijakan APBN. Apabila kebijakan utang ini terus dilakukan Indonesia akan menjadi rumah miskin yakni menerima amal orang lain.

“Selama 40 tahun terakhir ini Indonesia lebih miskin dibanding negara lain yang sebenarnya mereka itu tidak lebih kaya dari kita. Dan mereka sekarang sudah meninggalkan Indonesia,” pungkas dia.

Sumber Detik.com

4 Tanggapan

  1. bukannya situ juga mantan menkeu ya?

  2. dan mereka bangga berutang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: