•           

  •          Animated Pictures Myspace Comments


  • Statistik Blog ini

    • 602,046 Kali
  • Tentang Blog Ini

              TopOfBlogs
            
             My BlogCatalog BlogRank
             PageRank Checking Icon
          
          
            Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
        


       
             
       
  • Tentang Anda

             Free Hit Counters
        IP
    free counters
  •    Top Blogs            server monitor
               
               Blog directory
               Blog directory
              
              Page copy protected against 
web site content infringement by Copyscape
    Add to Technorati Favorites

“Telanjang” Sebuah Trend Untuk Mendongkrak Ketenaran

britney_flashKetelanjangan sepertinya sudah jadi bagian yang sulit dipisahkan dari dunia hiburan. Banyak sudah kejadian yang menjadikan bugil sebagai bumbu pemanis dalam mendongkrak tenar. Ketelanjangan juga dijadikan daya tarik dalam promosi sebuah film. Para selebriti seakan berlomba tampil berani dengan mengenakan busana yang terbuka untuk lebih menarik hati penggemar.

Busana Yang Makin Berani

Menurut sebuah penelitian, sekarang ini 59% dari bintang-bintang Hollywood pamer tubuh mereka saat sedang melenggang di red carpet. Ketelanjangan juga sudah jadi bagian dari dunia hiburan Hollywood selama beberapa dekade. Menurut sebuah artikel yang dimuat di thisislondon.co.uk, para ahli melakukan perhitungan dengan membuat persentase ketelanjangan dalam dunia hiburan di setiap masa dimulai sejak tahun 1950-an.

Para ahli ini memilih 10 ikon yang dianggap paling hot di masanya. Dan menelaah gambar-gambar ini untuk melihat berapa persentase masing-masing bintang ini dalam mempertontonkan tubuh mereka.

Di era 50-an, bintang seperti Ava Gardner disebut sebagai bintang paling glamor. Dan menurut survey yang dilakukan Odeon Leicester Square, di tahun ini para aktris hanya pamer tubuh mereka sebesar 20%, tapi hanya di bagian pundak ke atas. Di era 60-an, bintang seperti Sophia Loren dan Brigitte Bardot disebut sebagai simbol seks dan mereka tampil sopan saat berjalan di red carpet. Menurut gambar yang diteliti, hanya 9% dari keseluruhan tubuh mulus mereka dipamerkan di acara publik. Di tahun 70-an, Faye Dunaway dan Carrie Fisher masih berbusana sopan di acara umum, mereka hanya buka-bukaan sebesar 7%. Namun menurut penelitian ini, mulai tahun 80-an, bintang-bintang lebih berani dan tingkat mempertontonkan tubuh melonjak 13%.

Di negeri kita ini pun tidak jauh beda. Di era 70-an dan 80-an, saat menghadiri acara Piala Citra, bintang-bintang seperti Christine Hakim, Widyawati, Lidya Kandou dan lain-lainnya, hadir dengan busana sopan dan bersahaja. Berbeda dengan masa-masa sekarang, saat menghadiri premiere film baru, berpakaian seksi dan menonjolkan sebagian tubuh seperti sudah jadi sebuah kewajaran.

Trend ‘Buka Paha’ di Hollywood

Pada November 2006, Britney Spears jadi bahan pembicaraan dan olok-olokan di media sejak fotonya yang tanpa celana dalam menyebar di internet. Saat itu, Britney dan Paris Hilton berpesta dan saat turun dari mobil, dengan baju minimnya mempertontonkan bagian pribadinya yang tanpa perlindungan.

Sekarang banyak bintang lain merasa khawatir saat turun dari mobil. Momen itu dijadikan kesempatan oleh para juru foto untuk membidik bagian pribadi para aktris kondang ini.

Salah satu yang pernah mengungkapkan kekhawatirannya adalah Mariah Carey. Penyanyi ini merasa prihatin dengan bintang-bintang muda yang tertangkap kamera tanpa mengenakan celana dalam. Carey bahkan menawarkan saran sebagai seorang yang sudah lama berkecimpung di dunia hiburan. “Keluarkan kaki, letakkan tangan di bagian bawah dan berdiri lah. Minta seseorang berdiri di depan Anda dan lalu berjalan lah,” ungkap penyanyi ini dalam sebuah wawancara di tahun 2008 lalu.

Tetapi tidak jarang pula, selebriti muda Hollywood memanfaatkan paparazi ini dan dengan sengaja ‘membuka diri’ untuk jadi sasaran bidikan kamera. Dan sebagian alasannya adalah mendongkrak ketenaran.

Mendongkrak Tenar Dan Promosi Film

Di panggung Hollywood, berpose bugil di majalah pria untuk mempromosikan film dan mendongkrak sukses sudah bukan barang baru lagi. Majalah Maxim, Stuff, Details, Playboy dan masih banyak lagi biasa jadi langganan bagi bintang Hollywood untuk nampang di cover tanpa selembar busana.

di tahun 2000, Jessica Biel pernah melakukan manuver ini saat masih berusia 17 tahun. Beil berpose topless di majalah Gear demi mempromosikan film barunya SEVEN HEAVEN sekaligus untuk mendongkrak tenar. Britney Spears juga melakukan hal serupa saat masih berusia 17 tahun dengan berpose mengenakan bra dan hot pants di cover majalah Rolling Stone. Saat itu Spears masih di awal ketenarannya.

Masih banyak bintang-bintang Hollywood lain yang berpose bugil atau seksi di majalah pria sebelum film baru mereka diluncurkan, seperti yang dilakukan Tom Cruise dan Nicole Kidman di majalah Time untuk promosi EYE WIDE SHUT, Rosario Dawson dan Rose McGowan bugil bareng di majalah Rolling Stone untuk promo GRINDHOUSE, Keira Knightely topless di Interview sebelum perilisan ATONEMENT dan masih banyak lagi.

Di Indonesia, ada juga cara promosi dengan membuat ‘kehebohan’ seperti ini. Beberapa kasus tersebarnya foto bugil atau yang berbau ‘nakal’ dari selebriti mencuat sebelum launching film barunya. Sebut saja, Nia Ramadhani yang foto-fotonya sedang berbikini beredar di internet, tepat sebelum film barunya KESURUPAN di tahun 2008 launching. Atau pendatang baru Uli Aulia, yang foto bugilnya menyebar di internet bersamaan dengan launching film yang dibintangi PULAU HANTU. Dan masih ada beberapa kasus serupa, yang kalau ditelusuri akan ditemukan benang merah dengan acara ‘promosi’ semacam ini.

Memang banyak cara yang dapat ditempuh untuk menarik perhatian khalayak. Di panggung hiburan, di mana penggemar merupakan syarat mutlak bagi kesuksesan seorang bintang, membuat kehebohan atau tampil beda biasanya jadi cara untuk menyedot perhatian penggemar. Ketelanjangan dan tampil berani merupakan di antara cara yang biasa ditempuh seorang bintang. Apakah ketelanjangan ini sekarang dianggap jadi sarana mutlak dalam promosi?

Sumber Kapanlagi.com

16 Tanggapan

  1. selalu berbeda cara berfikirnya..

  2. Pada nggak punya malu kali ye…daripada cuma pamer paha ama belahan dada mendingan nggak pake baju aja sekalian…tanggung tau !!!

  3. bisa nikkan trafic gak ya

  4. Kalo ga telanjang…ga seru… traffic juga sulit naik… bener ga?

  5. hahaha…emang yang telanjang selalu jadi sorotan…:mrgreen: keep blogging sob..

    -salam- ^_^

    • Qeee…qe…qe.. Bukan hanya sorotan Sob, bahkan menjadi pusat perhatian dan menaikkan traffic, katanya seh gitu tapi traffic sy ngga naik² tuh😆

      Thanks Bro udah mampir di blog jelek ini🙂

  6. Ayak-ayak waye zaman edan ini…… klw di SEO kadang para webmaster membuat khusus website porno untuk menghasilkan traffict yang banyak……

  7. Wao Tero La tu….

  8. yang penting tenar dan terus populer…

    http://lowongankerjadiglobaltv.wordpress.com

  9. bebagai macam cara ditempuh untuk meraih kesuksesan..
    walau baik ataukah buruk..

    Salam Perubahan..
    Salam Anak Bangsa..

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/07/22/celotehan-dokter-obat-modal-sabar/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: